Walet Usaha Yang Menjanjikan

  • Rabu, 03 Juni 2020 - 23:22:52 WIB
  • HARRY SUPRIYADI
Walet Usaha Yang Menjanjikan

Walet Usaha yang Menjanjikan

Oleh : Nining Khairunnisa’ S.Pt

Burung walet (Collocalia vestita) merupakan burung peliharaan yang memiliki sayap runcing, ekor panjang, warna hitam serta bagian bawah tubuhnya berwarna coklat. Burung walet biasanya ditemui di Asia Tenggara, dimana burung walet banyak sekali dijumpai diMalaysia, Thailand, Vietnam, Filipina Kamboja, Laos dan Indonesia, salah satunya di NTB ditemui  banyak sekali yang memulai untuk memelihara burung walet.

Burung walet biasanya hidup di pantai dan gua, akan tetapi melalui rekyasa teknologi yang diciptakan, burung walet dapat diternakkan dengan membangun rumah walet menyerupai gua yang sering dimasuki burung walet untuk membuat sarangnya. Sarang burung walet disebut Edible bird's nest yamh terbuat dari Air liur burung walet.Burung walet biasanya membuat sarang di langit langit gua atau plafon gedung dengan tujuan menghindari predator.

Sarang burung walet merupakan salah satu sarang ternak yang sangat bermanfaat dalam kesehatan seperti : obat batuk kering, mempertahankan kecantikan kulit, mengatasi keluhan paru-paru, mengobati kerusakan pembuluh darah, meningkatkan nafsu makan, sumber antioksidan,sumber mineral untuk sistem kekebalan tubuh serta mencerdaskan otak. Selain kelebihan yang ada, adapun kekurangan burung wallet adalah sebagai berikut : tidak bisa berdiri, tidak bisa mematuk, mati jika di kurung, tidak bersarang di pohon, perlu ruang luas dan terang untuk makan.

Oleh karena itu peternak walet harus menyediakan tempat yang sesuai dengan keinginan walet yang dapat mengeluarkan biaya yang tinggi.Akan tetapi beternak walet ini sangat menjanjikan jika sudah berkembang, karena harga sarang walet berdasarkan hasil surve di Lombok Timur sebesar Rp. 150.000,00/ons. Dengan harga yang sangat tinggi sehingga para peternak walet sangat untung, selain itu beternak walet tidak perlu menyediakan pakan seperti ternak pada umumnya yang membutuhkan pakan sebanyak 70%.Akan tetapi dengan berkembangnya covid-19 di NTB sangat berdampak pada peternak walet karena peternak tidak dapat melakukan pengiriman ke luar daerah maupun ke luar negeri, sehingga banyak peternak walet yang merasakan keruagian yang sangat tinggi.

  • Rabu, 03 Juni 2020 - 23:22:52 WIB
  • HARRY SUPRIYADI

Berita Terkait Lainnya