Disnakeswan Optimis Penuhi Target Sikomandan

  • Rabu, 04 Agustus 2021 - 08:24:54 WIB
  • drh. S. Wahyudi, M.Si
 Disnakeswan Optimis Penuhi Target Sikomandan

Setelah berhasil meluuncurkan prorgam Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab), Kementerian Pertanian  melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan  mengakselerasi pemenuhan kebutuhan masyarakat akan protein hewani, yaitu daging dan susu dengan program Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan). Sikomandan merupakan kelanjutan dari Upsus siwab yang diprogramkan sejak tahun 2017 dan berjalan sukses sampai 2019, kemudian dilanjutkan oleh Sikomandan.

Program untuk peningkatan kelahiran, peningkatan produktivitas, pengendalian penyakit hewan, reproduksi, penjaminan keamanan, mutu pangan, serta proses distribusi dan pemasaran ini

Sikomandan merupakan upaya menjadikan sapi-kerbau sebagai sumber bahan pangan khususnya daging bisa dilakukan secara keberlanjutan sesuai dengan potensi yang miliki.

Program ini didasari oleh keinginan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan daging dalam negeri dengan merangkul usaha peternakan rakyat, selain untuk mengurangi pasokan impor secara bertahap. Terlebih, sapi potong dan kerbau merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat diminati masyarakat yang sebagian besar diusahakan dalam skala kecil atau sebagai usaha sambilan.

Sistem peternakan rakyat sebagai usaha yang terintegrasi dalam sistem usaha tani di pedesaan, mampu menjadi penopang ekonomi keluarga. Dengan banyaknya peternak yang terlibat pada usaha peternakan, diharapkan kondisi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan populasi disamping menumbuhkan ekonomi kerakyatan terutama di pedesaan. Usaha peternakan juga akan mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi hulu dalam penyediaan input produksi dan ekonomi hilir dalam kegiatan distribusi, pemasaran, pengolahan hasil dan jasa keuangan. Oleh karena itu pembangunan peternakan diarahkan dalam satu sistem agribisnis yang terintegrasi dari hulu sampai hilir yang saling bersinergi baik secara vertikal maupun horizontal.

Target program Sikomandan di kabupaten Lombok Timur tahun 2021 yaitu 27.000 target akseptor inseminasi buatan (IB), target pelayanan IB sebanyak 40.000, target PKB 27.000 dan target kelahiran sebanyak 25.000.

Sampai bulan Juni 2021, progress pelaksaan program Sikomandan di kabupaten Lotim untuk target akseptor Inseminasi Buatan sudah terealisasi 24.397 ekor atau 90,4 %, pelayanan IB 27.189 ekor atau 68 %, PKB sudah terealisasi sebanyak 14.623 ekor atau 54,2 % dan kelahiran sudah terealisasi 14.182 ekor atau 56,7%.

Dari realisasi tersebut dan dengan waktu yang masih tersisa 6 bulan lagi maka target realisasi optimis bisa diselesaikan, demikian disampaikan Kepala Bidang Peternakan Drh. Zulfan Ashri. “kita optimis bisa selesaikan target yang telah diberikan, mudah-mudahan, tambahnya”.



 

  • Rabu, 04 Agustus 2021 - 08:24:54 WIB
  • drh. S. Wahyudi, M.Si

Berita Terkait Lainnya